Informasi

Pembacokan di Ciwastra, Poleng Meregang Nyawa




Ujang Unang alias Poleng (42) meregang nyawa di lokasi kejadian, tepatnya di depan sebuah resto olahan ayam, Jln. Ciwastra No.181, Kec. Ranca Sari, Kota Bandung, pada Sabtu (14/08/2016). Poleng tewas setelah mengalami pembacokan di sekujur tubuhnya.

Korban merupakan warga Margasari RT 02/RW 10, Kec. Buah Batu, Kota Bandung. Peristiwa yang menewaskan pria dua anak ini terjadi pukul 22.30 WIB. Dimana korban mengalami luka di bagian leher, dada, perut, dan tangan. Kasus ini dalam penanganan Polsek Rancasari, dan langsung dilakukan pemeriksaan di TKP oleh tim INAFIS dan langsung memeriksa kondisi jasad korban serta mengumpulkan barang bukti dan informasi dari beberapa saksi yang berada di lokasi.

Rafi Lazuardi sebagai saksi mata menuturkan bahwa dirinya melihat korban sedang dianiaya dengan menggunakan senjata, namun tidak terlihat jelas senjata  yang digunakan oleh pelaku untuk menghabisi suami dari Erna tersebut.

“Ketika membereskan ruangan dan hendak menutup toko, saya mendengar ada keributan di seberang jalan , lalu saya melihat keluar dan terlihat ada orang yang sedang disiksa menggunakan senjata seperti sedang dibacok dan kejadian pun begitu cepat, tapi tidak tau menggunakan senjata jenis apa karena lampu di resto olahan ayam dalam keadan gelap” tutur Rafi selaku karyawan resto yang berseberangan dengan TKP.

Rafi menambahkan, setelah tahu korban mengalami luka langsung inisiatif untuk menghubungi layanan darurat kepolisian dan meminta untuk segera dikirim ambulans untuk mnyelamatkan korban yang bersimbah darah.

Korban Sempat Dikejar
Aiptu A. Candra dari Polsek Rancasari menuturkan bahwa menurut saksi, korban sempat dikejar menggunakan motor dari arah Ciwastra oleh dua orang pelaku. Saat itu, korban menggunakan speda motor Vario Nopol D2507FF hingga berakhir di lokasi dan terjadilah pembacokan yang merenggut nyawa Poleng. “Menurut keterangan dari saksi korban sempat dikejar dari arah Ciwastra dan berakhir di depan resto olahan ayam,” tutur Candra saat diwawancara di lokasi kejadian.

Dengan terjadinya peristiwa ini, sontak membuat warga berkumpul untuk melihat korban yang tergeletak di teras toko. Setelah selesai dilakukan pemeriksaan oleh tim INAFIS dan berhasil mengumpulkan barang bukti dan informasi dari saksi, jasad korban dievakuasi menuju Rumah Sakit Sartika Asih menggunakan ambulans dari PMI Kota Bandung.

Korban akan visum dan pemeriksan lebih lanjut. Pihak kepolisian sendiri sudah mendapatkan izin dari pihak keluarga korban untuk segera dilakukan autopsi. Sementara identias pelaku masih belum diketahui dan masih dalam penyelidikan dan pihak kepolisian terus berusaha untuk mencari pelaku.