Newsticker

Perbaikan Jembatan Cipurut Penghubung Jln. Bojongsoang - Dayeuhkolot




Jembatan Cipurut merupakan sarana penghubung Jln. Bojongsoang dengan Dayeuhkolot. Jembatan tersebut kini masih diperbaiki. Saat tim www.seputarbandungraya.com melihat kondisi di lapangan pada Kamis (28/7/2016), proyek pembanunan jembatan masih dikerjakan. Terlihat jembatan asli sudah tidak ada dan akan dibangun jembatan baru. Terlihat beberapa pekerja sedang mengerjakan penguatan pondasi. Pekerjaan fisik jembatan tersebut sudah dimulai pada Mei 2016 dan diharapkan bisa selesai pada Agustus 2016.

Kerap Bermasalah
Jembatan dekat Yonzipur III Dayeuhkolot tersebut memang kerap bermasalah, dari terendam air saat musim hujan atau jadi "penghalang" sampah-sampah yang sangat menumpuk. Dan kerusakan parah pun terjadi pada Sabtu malam, 5 Maret 2016 lalu, dimana jembatan ambles karena tidak kuat menahan luapan air Cikapundung sehingga memutus akses Jalan Bojongsoang ke Dayeuhkolot.

Akibat dari kejadian ini pihak Polsek Bojongsoang terpaksa menutup total lajur kiri arah Dayeuhkolot menuju Bandung menggunakan trailling dan spanduk peringatan ditambah water barrier, serta memberlakukan buka tutup jalan dari akses Dayeuhkolot menuju Bandung. Setelah ditutup dua hari, pada Senin (7/3/2016) jembatan kembali dibuka.

Jalan Memutar
Untuk itu, pengguna jalan yang menuju Dayeuhkolot atau Banjaran, terpaksa menggunakan jalur memutar melalui Jln. Bojongsoang - Cijagra - Baleendah. Jalur alternatif lainnya lewat Sukabirus (Telkom University) - belok kanan ke Dayeuhkolot, atau jika dari arah Kota Bandung melalui Jln. Moh. Toha - Dayeuhkolot.

Untuk akses sementara bagi warga sekitar, dibangun jembatan darurat dari kayu yang tidak bisa dilalui kendaraan bermotor. Untuk melewati jembatan darurat tersebut pun harus bergiliran karena tidak bisa menahan beban banyak. Saat dicoba, jembatannya pun goyang-goyang saat dilalui beberapa penggunanya.

Sementara berdasarkan informasi dari berbagai sumber, alokasi anggaran pembangunan jembatan tersebut sebesar Rp 3,5 miliar. Perbaikan jembatan tersebut memang sudah sangat mendesak karena kondisinya sudah tua dan posisinya lebih rendah dari jalan, sehingga ketika hujan jembatan itu pasti terendam.

Pebaikan jembatan itu pun termasuk akan meninggikan posisi jembatan agar tidak lebih rendah dari jalan seperti saat ini. Adapun ntuk rehabilitasi jembatan ini yang awalnya hanya memiliki panjang 10 meter saat diperbaiki nanti panjangnya akan ditambah menjadi 20 meter. Adapun lebarnya dari 7 meter ditambah menjadi 10 meter. Sementara struktur pondasinya saat ini masih bagus karena hanya perlu ditinggikan seiring betonisasi jalan nantinya. Selain perbaikan, jembatan itu juga akan dibuat trotoar.