Informasi

Inilah Jia Jia, Robot Cantik yang Bisa Berinteraksi dengan Manusia




Dunia teknologi robot terus berkembang. Negara Amerika Serikat, Jepang, Korea Selatan, hingga Cina terus melakukan inovasi pembuatan robot yang semakin mendekati layaknya manusia. Adalah Universitas Sains dan Teknologi Cina yang baru-baru ini meluncurkan sebuah robot realistis bernama Jia Jia. Sekilas, wujudnya tak akan mengira bahwa "perempuan" ini robot.

Selain memiliki tampilan wanita cantik, robot Jia Jia dapat berbicara dan berinteraksi dengan manusia. Dalam salah satu tayangan, robot tersebut dengan fasih dapat menjawab pertanyaan reporter sehingga sang reporter kagum. Robot cantik made in China ini pun memiliki beberapa ekspresi wajah. Bahkan, Jia Jia dapat memberitahu manusia jika ada yang memotret dirinya tapi tak menyenangkan dirinya. Misalnya, ia akan berkata: "Jangan terlalu dekat dengan saya ketika Anda mengambil gambar. Ini akan membuat wajah saya terlihat gemuk."

Teknologi robot ini diciptakan oleh para ahli robot dari Universitas Sains dan Teknologi Cina. Saat pengenalan tersebut, sang pencipta Xiaoping menyapa Jia Jia. Sang robot segera menanggapi, "Ya tuanku, apa yang bisa saya lakukan untuk Anda?". Robot humanoid ini memang diprogram untuk mengenali interaksi manusia, memiliki posisi otonom, navigasi, dan dilengkapi layanan berbasis teknologi cloud. Tim pembuat dan peneliti robot tersebut, sebelumnya membuat robot 'Kejia' dimana pernah berhasil menjadi juara pertama di kejuaraan RoboCup 2014.

Dilansir dari Xinhuanet, butuh tim tiga tahun untuk menyelesaikan robot yang dapat berbicara ini. Hasilnya, robot ini bisa menunjukkan mikroekspresi, menggerakkan bibir dan bagian anggota tubuh, namun kelemahan masih terlihat pada kepalanya yang terlalu kalem dengan posisi yang selalu menunduk. Robot humanoid ini memiliki gerakan mata alami dan cara bicara yang sinkron dengan gerakan bibir.

"Ke depannya,  robot ini akan kami tambahkan kemampuan ekspresi emosi semisal menangis atau tertawa. Selain itu, kami akan mengembangkan robot dengan kemampuan belajar dan tambahan kemampuan pengenalan ekspresi wajah sehingga mereka bisa berinteraksi lebih aktif dengan manusia," papar Xiaoping.