Newsticker

Demi Menjunjung Nilai Sportivitas, Inilah Delapan Ikrar dari Bobotoh




Maung Bandung dan Macan Kemayoran akan menjalani laga di Stadion Gelora Bandung Lautan Api, Sabtu (16/7/2016) pukul 19.00. Pendukung kedua kesebelasan pun menantikan laga ini. Sementara Bobotoh berharap agar Jakmania tidak memaksakan datang ke GBLA. Pernyataan agar pendukung Persija tidak datang ke GBLA pun disampaikan General Coordinator Panpel Pertandingan Persib Bandung Budi Bram Rachman. Ia berharap pendukung tim tamu tidak memaksakan diri untuk memberi dukungan langsung kepada tim kesayangannya.

Bukan tanpa alasan sebab larangan tersebut bukan berasal dari pihak Panpel, melainkan langsung dari pihak penyelenggara ISC A. Ini sebagai konsekuensi atas ulah Jakmania beberapa waktu lalu. Hukuman itu sebagai sanksi atas terjadinya kerusuhan suporter Jakmania dengan petugas keamanan saat Persija menjamu Sriwijaya FC pada laga pekan ke-8 Indonesia Soccer Championship (ISC) A, Jumat (24/6) lalu.

Untuk menjunjung tinggi nilai sportivitas, Bobotoh pun mengeluarkan pernyataan sikap. Ada delapan poin dari ikrar Bobotoh yang dibacakan saat Mapolrestabes Kota Bandung memfasilitasi Rakorpam, di Mapolrestabes pada Rabu (13/7/2016). Adalah perwakilan dari Viking, The Bom, dan Bomber mengucapkan dan menandatagani depan ikrar jelang laga Persib lawan Persija, sebagai berikut.

Adapun isi kedelapan ikrar yang dibacakan Bobotoh adalah sebagai berikut.

1. Menjunjung tinggi nilai sportivitas olah raga sepak bola di manapun berada.
2. Tidak akan melakukan hal-hal yang dapat, menggangu jalannya pertandingan sepak bola seperti menyalakan flare, laser pena, kembang api, petasan, bom asap dan lain lain.
3. Tidak akan melakukan tindakkan intimidasi dan provokasi terhadap berbagai pihak baik sebelum, selama pertandingan maupun setelah pertandingan.
4. Turut serta bersama-sama menjaga keamanan dan ketertiban pelaksanaan pertandingan sepak bola baik di dalam maupun di luar stadion.
5. Akan menjadi suporter yang baik terhadap tamu pada setiap pertandingan Persib di Kota Bandung.
6. Tidak akan melakukan pengrusakan, penganiayaan, pembakaran, penghadangan, pelanggaran hukum serta tindak pidana lainnya terhadap rombongan pemain dan suporter lawan.
7. Bobotoh Persib (Viking, Bomber dan The Bom) selalu siap mendukung tim Persib baik saat menang maupun saat kalah dengan tetap menjaga kondusifitas dimana pun berada.
8. Akan tunduk dan patuh terhadap peraturan dan perundang-undangan yang berlaku, apabila dikemudian hari, setelah membuat pernyataan sikap ini terjadi hal-hal yang melanggar hukum, maka bobotoh siap menerima sanski hukum sesuai dengan peraturan dan perundang-undangan yang berlaku.

Sementara dalam pertemuan tersebut, Kapolrestabes Bandung, Kombes Pol Winarto pun menguarkan peringatan tegas. Ia dan jajarannya  melarang Bobotoh membawa petasan, bom asap, dan kembang api pada laga Sabtu nanti. Pihak keamanan tidak segan-segan menghentikan pertandingan jika ada Bobotoh yang kedapatan melanggar komitmen bersama yang telah diikrarkan oleh Bobotoh tersebut. Pertemun tersebut dimulai pada pukul 11.00 WIB yang dipimpin oleh Kapolrestabes Bandungbeserta pejabat utama Polrestabes Bandung, dan Kabid Humas Polda Jawa Barat Kombes Pol Yusri Yunus.