Newsticker

Cimahi Kembali Raih Piala Adipura untuk Keenam Kalinya




Untuk keenam kalinya, Cimahi mendapatkan kembali penghargaan Adipura. Hanya, untuk tahun ini kategori Cimahi untuk Adipura dari kota sedang menjadi kota besar atau Piala Adipura Kirana. Sebelumnya, penghargaan Piala Adipura telah beruntun diraih Kota Cimahi pada tahun 2009, 2010, 2012, 2013, dan 2015. Penghargaan tersebut diserahkan langsung oleh Wakil Presiden Yusuf Kalla kepada Walikota Cimahi, Atty Suharti, di lapangan depan Istana Sultan Siak Jln. Sultan Syarif Kasim Siak Provinsi Riau Jumat petang(22/7/2016). Prosesi penyerahan penghargaan disaksikan Menteri Lingkungan Hidup dan Kehutanan Siti Nurbaya.

Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan menyatakan bahwa Cimahi mendapatkan Piala Adipura Kirana dengan kategori kota besar. Selain itu, dalam kegiatan ini juga ditandatangani sampul peringatan Hari Lingkungan Hidup Sedunia dan prasasti peresmian Taman Nasional Zamrud.

Piala Adipura juga didapat berkat inovasi kebersihan yang diinisiasi oleh DKP dari 3R, pengomposan, adanya hari ogranik dan anorganik, terus pengembangan biogas. Di Cimahi pun dikembangkan Tempat Pengelolaan Sampah Terpadu (TPSP) yang berada di empat titik (Kel. Cigugur Tengah dengan 2 TPSP dan Kelurahan Cibabat, serta Kelurahan Melong.

Sementara kriteria lainnya menyangkut keteduhan, kebersihan lingkungan, kebersihan saluran drainase jalan dan lingkungan, termasuk juga partisipasi masyarakat. Piala Adipura Kirana yang diraih Kota Cimahi rencananya akan diarak keliling kota oleh pasukan kuning pada hari Selasa(26/7/2016).

Piala Adipura Kota Bandung
Selain Cimahi, peraih Piala Adipura lainnya yakni Kota Bandung. Kota Bandung meraih penghargaan ini dalam kategori kota metropolitan. Kota Bandung menempati posisi 4 atau 2 tingkat lebih baik dibandingkan tahun 2015. Seperti diketahui, pada 2015 lalu Kota Bandung menjadi salah satu penerima penghargaan Adipura tahun 2015 dari Kementerian Lingkungan Hidup. Ini penantian panjang Kota Bandung setelah 17 tahun piala ini tidak diraih setelah lama Kota Bandung dicap kota runtah karena sampah-sampah yang tidak terurus baik.

Sementara seleksi kota/kabupaten penerima Piala Adipura telah jauh hari dilakukan Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK). KLHK mengawal transparansi proses penjurian peraih piala Adipura Paripurna periode 2015/2016.