Informasi

Bangunan Semipermanen di Kota Bandung Rawan Kebakaran




Bangunan semipermanen yang didominasi material kayu membuat api cepat merambat hingga api sulit dipadamkan. Lima belas unit mobil Dinas Pencegahan dan Penanggulangan Kebakaran Kota Bandung dikerahkan untuk memadamkan si jago merah.

Sedikitnya perlu waktu dua jam bagi pemadam kebakaran untuk menjinakkan si jago merah yang  melahap kurang lebih tiga bangunan tersebut. Selain itu, bangunan yang dibangun semipermanen membuat  keamanan penanggulangan ancaman kebakaran kurang diperhatikan.

Akibat kebakaran tersebut, lalu lintas dari arah Bandung Timur menuju Bandung Barat yang melintasi Jalan Soekarno-Hatta sempat mengalami kemacetan. Namun, polisi yang berpatroli cepat tanggap mengurai kemacetan. Adapun aliran listrik untuk sebagian wilayah Kecamatan Bandung Kidul sempat dimatikan sementara oleh PLN.

Menurut saksi mata M. Kharisma, api mulai mulai membesar ketika bersentuhan dengan material kayu dan semakin membesar sekira pukul 21.30 WIB. Bangunan semipermanen bermaterial kayu tersebut membuat api cepat merambat. Melihat kondisi bangunann, M Kharisma meminta Pemerintah Kota Bandung lebih memperhatikan Izin Mendirikan Bangunan(IMB).

"Dengan kejadian ini saya berharap Pemerintah Kota Bandung meninjau ulang bangungan semipermanen yang berada di sepanjang Jalan Soekarno-Hatta. Saya sebagai warga yang meilntasi jalur ini setiap hari dan tinggal di sekitarnya, sangat hawatir dengan ancaman kebakaran. Bangunan semipermanen ini kurang memperhatikan akan ancaman kebakaran yang bisa terjadi sewaktu-waktu," ujar Kharisma.