Newsticker

Aturan Belum Jelas, Sampah Kian Menumpuk Saat Ramadhan




"Aturan dan pengawasan Pemerintah belum jelas. Makanya banyak warga buang sampah sembarangan, walaupun sudah tau bisa kena sanksi. Mohon kepada petugas lebih mengoptimalkan penegakan hukumnya biar ada efek jera," itulah yang diungkapkan oleh Nurhayati salah seorang warga Kabupaten Bandung

Walaupun beberapa warga sudah mengetahui aturan hukum tentang membuang sampah sembarangan, tetapi tetap saja warga membandel dan tetap membuang sampah tidak pada tempatnya. Padahal, ini salah satu  yang harusnya menjadi tanggung jawab bersama..

Apalagi selama Ramadhan, Dalam satu hari volume sampah rumah tangga di Kabupaten Bandung meningkat, jika pada hari biasa armada pengangkut sampah mengangkut 700 ton sampah, saat Ramadhan mencapai 800 ton dalam sehari.

Erwin Rinaldi, Kepada Dinas Perumahan Penataan Ruang dan Kebersihan Kabupaten Bandung mengungkapkan peningkatan volume sampah terjadi pada malam hari dan pagi hari.  Erwin juga memprediksi Peningkatan sampah rumah tangga akan kian melonjak saat lebaran dan libur panjang.

Untuk itu, pihaknya sudah melakukan pemetaan untuk mengantisipasi tumpukan sampah yang terjadi menjelang libur panjang dan lebaran terutama dikawasan-kawasan wisata.

"Biar tidak terlalu menumpuk, kami siagakan truk pengangkut sampah khususnya ditempat wisata," ujarnya

Soal penegakan hukum,  Erwin mengaku belum seketat di Kota Bandung yang melakukan sanksi denda

"Kalaupun diberlakukan denda, itu tidak akan efektif. Masih banyak pendekatan lain untuk menyadarkan warga masyarakat soal sampah," tuturnya

Pendekatan yang selama ini dilakukan baru sebatas Sosialisasi, kampanye, Penyadaran dan penegakan hukum, walaupun menurut beberapa warga hukum yang dipakai masih belum jelas arahnya dan pengawasannya.