Newsticker

Aher: Petani dan Nelayan adalah Pejuang Pangan yang Sesungguhnya




Gubernur Jawa Barat, Ahmad Heryawan mengadakan acara silaturahmi dan buka bersama para petani di kediamannya di Gedung Pakuan, Bandung Jawa Barat pada hari Selasa 28/6/2016.

Pada kesempatan kali ini, hadir puluhan petani dari berbagai daerah yang ada di Bandung dan sekitarnya. Acara yang dimulai sejak pukul 17.00 WIB ini diawali dengan hiburan dari atas panggung, acara hiburan tersebut berjalan sambil menunggu kedatangan tamu yang lain serta menunggu kedatangan orang nomor 1 di Jawa Barat ini.

Tepat pukul 17.30 suami dari Netty Heryawan ini memasuki acara yang di gelar di Lapang tenis yang berada di sebrang Mushola diarea Rumah dinas yang berada di Jl Cicendo Pasir Kaliki Bandung, dengan menggunakan pakaian dinas Aher, panggilan dari Ahmad Heryawan ini tampak menyapa para tamu undangan yang hadir.

Dalam sambutannya, Aher mengungkapkan jika karena 40% bangsa ini adalah nelayan dan petani,oleh karena itu kesejateraah dari para petani harus di perjuangkan.

"Ketahan pangan akan terjadi mana kala ada ketahanan para petanian, ketahanan pertanian akan terjadi manakala ada petani, ketahan petani akan ada jika para  petani sejahtera. Kesejahteraan para  petani minimal  mempunya penghasilan yang sama dengan sektor-sektor yang lain. Dan tidak akan ada yang bisa berbuat seperti itu kecuali Negara." Tutur Aher dalam sambutannya

Aher juga menambahkan  jika kesejahteraan petani harus diutamakan, karena jika mengandalkan sektor yang lain tetap saja urusan pangan para petani dan nelayan inilah yang paling berperan

"Jangan takut membela para petani, semua perhatian subsidi dan lain lain harus  utamakan para petani. Boleh orang kaya dengan logam atau  migas, tapi semua orang makan hasil dari pertanian. Oleh Karena itu, para petani inilah orang-orang yang sebenarnya para perjuang, orang orang berjasa untuk membangun kehidupan yang sebenarnya."

Diakhir, Aher meminta agar semua segera bergerak dan kuatkan barisan untuk memperjuangkan hak-hak para petani dari mulai pemerintah daerah, dan pemerintah pusat. Sebab para petani dan nelayan juga berhak mendaptkan hak sebagai warga negara.