Newsticker

Operasi Patuh Akan Digelar Bulan Mei




Operasi Patuh "Terpusat" 2016 akan digelar oleh Kepolisian Republik Indonesia selama 14 hari, yang akan dimulai pada Senin, 16 Mei sampai Minggu, 29 Mei 2016 secara serentak di seluruh Indonesia. Begitu pula untuk wilayah Kota dan Kabupaten Bandung akan melakukan  Operasi gabungan secara serentak dan menyeluruh.

Tujuan pertama Operasi Patuh 2016 ini adalah untuk  memperlancar arus lalu lintas dan menurunkan angka kecelakaan. Adapun tujuan keduanya pun menekan angka kecelakaan dan pelanggaran lalu lintas.

Pelanggaran Kendaraan Bermotor
Untuk pengendara sepeda motor, pelanggaran-pelanggaran yang akan dikenai tilang di antaranya:
- kelengkapan surat-surat kendaraan;
- pengendara melawan arus;
- pelat nomor tidak sesuai spectec/aslinya;
- pembonceng tidak pakai helm atau dua-duanya;
- motor harus lajur kiri (apabila ada lajur kanalisasi);
- harus menyalakan lampu besar di siang hari;
- melanggar lampu merah;
- melanggar marka jalan dan garis stop;
- naik motor lebih dari dua orang.

Pelanggaran Kendaraan Roda Empat
Sementara, untuk pengendara mobil ada enam sasaran, yakni:
- pelat nomor tidak sesuai spectec/aslinya;
- tempel logo/simbol pada pelat nomor;
- pakai rotator/sirene pada mobil pribadi;
- tidak memakai sabuk pengaman;
- melanggar lampu merah;
- melanggar marka jalan dan garis stop.

Pelanggaran Kendaraan Angkutan Umum
Untuk angkutan umum yang dikenai tilang, di antaranya
- naik turun penumpang tidak pada tempatnya;
- mobil pelat hitam dipakai ompreng/angkutan umum;
- melanggar rambu letter “P”, “S”, dan melanggar lampu merah.

Penindakan Pelanggaran
Dalam Operasi Simpatik lalu Kepolisian RI biasanya hanya menegur, sekarang akan dilakukan penindakan pelanggaran lalu lintas. Dalam pelaksanaan Operasi Patuh melibatkan beberapa pemangku lembaga dan dinas lain, yaitu Dinas Perhubungan (Dishub), TNI, PM, dan Garnisun. TNI, Garnisun, dan PM. Pihak TNI akan menindak kendaraan yang memakai atribut TNI sedangkan Dishub menindak angkutan umum dan angkutan barang.

Operasi Patuh akan digelar dua sampai tiga kali sehari, tergantung kondisi dan perkembangan situasi di lapangan.