Informasi

Menjaga Kelestarian Lingkungan, Owner Hotel Cipaku Menanam Rumput Vetiver di Area Hotel




The Cipaku Garden Hotel yang terletak di daerah Jln. Setiabudhi Bandung memiliki halaman yang luas. Inilah hotel dengan konsep back to nature yang memadukan keasrian alam di area penginapan, kampung wisata ECO Bambu Cipaku, Kemangi Resto, Kolam Renang, hingga kolam pemancingan yang ada dalam satu area. Di sini, keasrian alam memang dijaga dan mengedepankan ramah lingkungan.

Untuk itu, sekitar area hotel ini terus dikembangkan dengan memelihara vegetasi alam yang ada juga diadakannya penghijauan. Seperti pada Rabu (18/05/2016), owner hotel The Cipaku Garden Hotel menanam lebih dari 2.500 pohon vetiver di area tanah seluas kurang lebih 2 hektare. Perlu diketahui juga bahwa kawasan  The Cipaku Garden Hotel merupakan salah satu sumber air alami yang dialirkan untuk keperluan hotel dan warga di area hotel.

Kelebihan Rumput Vetiver
Rumput vetiver sendiri merupakan sejenis rumput-rumputan berukuran besar dan memiliki banyak keistimewaan. Tanaman ini di Indonesia hampir mirip dengan akar wangi (vetiveria zizanioides) atau usar (vetiver nigritana).

Sedangkan dalam bahasa daerah, rumput ini dikenal dengan useur (Gayo), urek usa (Minangkabau), hapias (Batak), narwasetu atau usar (Sunda), larasetu (Jawa), karabistu (Madura), nausina fuik (Roti), tahele (gorontalo), akadu (buol), sere ambong (Bugis), babuwamendi (Halmahera), garamakusu batawi (Ternate), baramakusu buta (Tidore)

Rumput ini dapat tumbuh di berbagai bentuk kondisi tanah, seperti di areal perbukitan, dataran rendah, daerah rawa, bahkan pada areal bekas tambang. Ciri tanaman ini tumbuh tegak dengan tinggi mencapai 1,5 hingga 2,5 meter serta dapat tumbuh di daerah dengan curah hujan rendah maupun cukup tinggi.

Rumput vetiver bernilai ekonomis dimana bibitnya dapat dijual, rumputnya dapat dijadikan pakan ternak, dan akarnya dapat diolah menjadi kerajinan tangan. Selain itu, rumput ini dapat merehabilitasi lokasi-lokasi yang kurang subur serta dapat menjaga kelestarian lingkungan.

Akar rumput vetiver berbentuk serabut dan jauh masuk ke dalam tanah setelah tumbuh. Akarnya dapat mencapai hingga kedalaman 5,2 meter. Jika ditanam di lereng-lereng keras dan berbatu, ujung-ujung akar vetiver mampu masuk menembus dan menjadi semacam jangkar yang kuat.

Akar-akar ini mampu menahan partikel-partikel tanah sehingga dapat mencegah erosi. Batangnya kaku dan keras, tahan terhadap aliran air. Jika ditanam rapat atau berdekatan akan membentuk pagar dan mampu mengurangi kecepatan aliran air dan menahan material sedimen. Tumbuhan ini tidak menghasilkan bunga dan biji-bijian namun dapat tumbuh menyebar seperti alang-alang atau rerumputan lainnya.

Konservasi Tanah di Sekitar Hotel
"Kami memilh rumput vetiver untuk ditanam di area hotel karena tanaman tersebut bisa berfungsi serta mencegah terjadinya erosi, tanah longsor, perlindungan lingkungan, serta untuk konservasi tanah dan air," demikian kata Luciana Wibowo, pemilik The Cipaku Garden Hotel.

Ia pun menambahkan, rumput vetiver masih jarang dibudidayakan di Indonesia. Padahal, rumput vertiver ini sangat bermanfaat terhadap lingkungan, khususnya di lingkungan lahan rawan longsor. Di sisi lain, tanaman ini belum terpublikasi secara luas mengenai manfaatnya.