Newsticker

Keluarga Merupakan Pembentuk Awal Karakter Anak dan Remaja




TP PKK Kecamatan Ujungberung Kota Bandung melaksanakan kegiatan Penyuluhan Karakter Remaja dan Keluarga di Aula Kecamatan Ujungberung Kota Bandung pada Selasa, 3 Mei 2016.

Pelaksanaan penyuluhan ini dihadiri oleh TP PKK Kota Bandung Siti Oded, jajaran pengurus TP PKK Kecamatan dan TP PKK Kelurahan berikut perwakilan pengurus Posyandu dari masing-masing Kelurahan di Lingkungan Kecamatan Ujungberung Kota Bandung.

“Perlu diketahui masa remaja adalah masa yang paling berkesan, paling indah, dan paling tidak terlupakan, akan tetapi ada sebagaian orang mengartikan masa remaja adalah masa yang penuh kesulitan, dikarenakan memang dimasa remaja itu mereka akan menghadapi beberapa masalah. Ini adalah pendapat para pakar psikologi remaja, bahwa di usia mereka itu sangat rawan atau rentan dengan masalah.”tutur istri  Oded M Danial

Siti Oded menambahkan, bahwa masa usia remaja tentunya berbeda dengan orang-orang yang sudah dewasa yang bisa menghadapi masalah dengan lebih tenang. Emosi Anak Remaja tidak terkendali dan sangat mudah dipengaruhi oleh pergaulan lingkungan, karena memang dikatakan Anak remaja cenderung labil.

“Hal ini yang membuat para anak remaja menemui kesulitan dalam menghadapi setiap masalah yang datang terhadapnya. Malahan tidak sedikit dari satu masalah bisa timbul masalah lain hanya karena sifat remaja yang memang belum mampu menghadapi masalah dengan benar.” Tutur Siti

Tumbuh kembangnya beberapa aspek manusia baik fisik atau psikis, sosial dan spiritual, yang paling menentukan bagi keberhasilan kehidupannya, sangat ditentukan oleh lingkungan keluarga. Lingkungan keluarga yang kondusif menentukan optimalisasi perkembangan pribadi, penyesuaian diri, kemampuan bersosialisasi, kecerdasan, kreativitas, moral, juga peningkatan kapasitas diri menuju batas-batas kebaikan dan kesempurnaan dalam ukuran kemanusiaan.

Keluarga merupakan lembaga sosial yang paling awal dikenal dan dekat dengan anak, hal ini menjadikan peranan keluarga dalam pendidikan dan proses pembentukan pribadi tampak dominan. Karena pada dasarnya manusia itu memiliki potensi yang positif untuk berkembang akan tetapi potensi itu bisa teraktualisasikan atau tidak, sangat ditentukan oleh peran pendidikan dalam keluarga