Newsticker

Suplai Air Ditutup, Warga Blokade Lapang Golf Mountain View




Warga Kampung Babakan Cikutra, Desa Mekarsaluyu, Kecamatan Cimenyan, Kab.Bandung, kembali melakukan aksi  demo ke pihak p engembang PT Bandung Pakar.  Warga melakukan aksinya dengan masuk ke lapangan Golf Mountain View dan membentangkan spanduk yang berisikan tuntutan warga. Hal itu sehubungan dengan ditutupnya saluran air bersih ke masyarakat. Aksi demo menuntut air bersih bukan kali ini saja terjadi, tapi sudah berulang kali.

Sabotase?
Hanya saja kata Dahlan, warga setempat, pihak pengembang PT Bandung Pakar selalu melakukan sabotase kepada masyarakat. Sehingga, aksi demo menuntut air bersih kembali mereka lakukan. Aksi demo ke Pengembang  PT.Bandung Pakar sudah puluhan kali mereka lakukan terhitung sejak tahun 2006 semenjak mata air yang dipergunakan warga masyarakat ditimbun oleh pihak pengembang dan dijadikan perumahan.

Pada waktu itu pihak pengembang didemo oleh ratusan warga masyarakat dan ada realisasi dari pihak pengembang dengan mengganti suplai air menggunakan paralonisasi ke setiap rumah warga. Tapi realisasi tersebut tidak dituangkan dalam kesepakatan hitam di atas putih sehingga tidak ada kekuatan hukum yang mengikat.

Menurut keterangan Ketua RT, Nanda Kanda, ada indikasi kasus ini terulang kembali akibat dari tuntutan warga yang melakukan gugatan ke pengadilan terkait batas kepemilikan tanah. Pihak pengembang pun melakukan sabotase dengan menutup pasokan air bersih kepada masyarakat.

Sudah Dimediasi
Dikonfirmasi kepada pihak pengembang, Sutarto, bahwa tidak betul melakukan sabotase penutupan air dikaitkan dengan gugatan masyarakat. Seluruh persoalan ini sudah dimediasikan oleh pihak pengacara kedua belah pihak.

"Kami, warga akan kembali melakukan demo menuntut air bersih ke PT Bandung Pakar. Desa Mekarsaluyu akan kembali menggelar demo, meminta air bersih direalisasikan," kata Dahlan, warga  Kampung Babakan Cikutra, Desa Mekarsaluyu kepada wartawan, Rabu (6/04).

Dahlan mengatakan, sejumlah  prosedur sudah dilalui sesuai permintaan PT Bandung Pakar namun belum direalisasikan. Hingga kini, birokrasi pemerintah yang dijunjung tinggi itu juga tidak bersedia  memfasilitasi terkait realisasi air bersih kepada warga masyarakat.

"Aksi demo yang akan dilakukan nantinya tidak hanya ke pihak pengembang. Namun, juga akan dilakukan di kantor Desa Mekarsaluyu karena pihak pemerintah tidak memperhatikan nasib warga. tTuntutan utama adalah aksi demo hingga permintaan penyaluran air direalisasikan. Informasinya pimpinan utama PT.Bandung Pakar yang tidak bersedia melakukan penyaluran air tersebut. Kami tidak tau alasannya apa, tapi kami akan pertanyakan itu," tutur Dahlan selaku koordinator demonstrasi.

Humas PT Bandung Pakar Sutarto kepada wartawan mengatakan, tidak ada kendala bagi Bandung Pakar menyalurkan air bersih kepada warga Kampung Babakan Cikutra. Menurut dia, saat ini masih dalam proses musyawarah oleh pihak pengacara.

"Saya rasa sudah tidak ada lagi masalah, tinggal proses kesepakatan kedua belah pihak, kita tunggu aja dalam waktu dekat ini pasti permintaan warga di realisasikan. Tapi saya cek dulu apa kendalanya lagi," kata dia.