Informasi

Pohon Tumbang Tersangkut Badan Truk Kontainer, Sebabkan Kemacetan Panjang




Akibat nekat menerobos jalur yang tidak diperbolehkan untuk melewatinya, truk kontainer bernopol  B 9153 UEL mengakibatkan pohon tumbang karena  tersangkut ke badan mobil raksasa ini. Kejadian terjadi di Jalan Bojongsoang, Kamis (14/04/2016), tepatnya sebelum Zipur Dayeuhkolot. Akibat kejadian ini, terjadi antrean kendaraan yang cukup panjang menuju Dayeuhkolot, begitu pula sebaliknya.

Sopir truk yang bernama Udin, sebelumnya sudah dilarang untuk masuk ke arah Dayeuhkolot oleh petugas, tapi sopir tidak menghiraukan larangan tersebut. Bahkan, petugas yang berjaga di pertigaan Bojongsoang sempat mengejar mobil kontainer yang dikendarai oleh Udin. Namun, sebelum terkejar, truk sudak menabrak batang pohon yang sedikit menjorok ke atas jalan.

"Dengan ukuran mobil yang tinggi dan panjang tidak diperbolehkan untuk melintas di kawasan ini karena tidak memungkinkan untuk dilalui," ungkap Brigadir Sopian dari Polres Soreang.

Udin menuturkan, sempat mau masuk dari Moh. Toha, tapi jalan ditutup karena banjir. Karena itu, Udin  memutuskan untuk mengambil jalur Buah Batu. Namun, dalam perjalanannya truk sempat mogok beberapa kali. Sebelumnya, truk sudah mengalami kerusakan dan hendak melintas ke arah Baleendah.

Kesalahpahaman
Beberapa petugas yang sedang berjaga di Pertigaan Bojongsoang melihat  kondisi kendaraan yang mogok-mogokan tersebut. Petugas kemudian menyuruh sopir  untuk memarkirkan kendaraannya di jalur arah Dayeuhkolot untuk kemudian diperbaiki terlebih dahulu sebelum melanjutkan perjalanan.

Akan tetapi, sopir truk ini malah mengira petugas menyuruhnya untuk menggunakan jalur Dayeuhkolot. Tak ayal sopir ini jadi korban protes warga dan petugas yang kesal karena ulahnya yang tidak menghiraukan arahan dari petugas dari Satlantas Polres Soreang ini. Setelah diselidiki, ternyata sopir truk bermuatan barang garmen yang akan diboyong ke PT Feng Tay ini mempunyai gangguan telinga.

Rupanya, ia tidak mendengarkan arahan petugas yang menyuruhnya memarkirkan mobilnya sementara di jalan menuju Dayeuhkolot. Kebetulan saat itu jalur tersebut tidak terlalu ramai dilalui kendaraan, karena kondisi Dayeuhkolot yang masih tergenang Banjir.

Pemotongan Pohon Secara Manual
Untuk proses evakusi pohon tersebut dilakukan oleh petugas Marwa Buah Batu Centrum.  Petugas pun disiagakan untuk melakukan proses buka-tutup jalan. Hal ini mengatasi kemacetan  yang terjadi akibat kesalahpahaman antara supir truk dan petugas kepolisian ini

Proses evakuasi tadinya mengunakan mesin pemotong yang dipinjam dari kantor Kelurahan Bojongsoang. Namun, dikarenakan mesin beroperasi kurang maksimal, proses pemotongan dilanjutkan dengan cara manual. Setelah dua jam lamanya, pohon berhasil disingkirkan dari badan mobil kontainer ini. Untuk kemudian mobil ini kembali ditarik mundur ke arah Bojongsoang kembali.