Informasi

Meski Diguyur Hujan, Pawai Obor Peringatan 70 Tahun BLA Tetap Meriah




Seputar Bandung Raya -  Meski Kota Bandung diguyur hujan lebat, peringatan 70 tahun Bandung Lautan Api berlangsung meriah. Sebanyak 5.000 pelajar dan warga terlibat dalam acara tahunan ini.

"Tidak ada dalam sejarah Republik Indonesia ada kota yang masyarakatnya rela berkorban membakar rumah demi kesatuan Republik Indonesia. Pengorbanan orang tua kita harus kita teladani harus kita contoh di era pembangunan saat ini," kata Emil dalam sambutannya di Balai Kota Bandung, Jawa Barat, Rabu (23/3) malam.

Seluruh peserta tampak semangat meski pakaian mereka basah kuyup karena hujan yang tidak berhenti sejak sore. Dengan membawa obor, peserta berjalan kaki dari lapangan Tegalega menuju Jln. Mohamad Toha - Jln. BKR - Jln. M. Ramdan - Jln. Karapitan - Jln. Asia Afrika - Jln. Cikapundung - Jln. Braga - Jln. Suniaraja - Viaduct - Jln. Wastukancana dan berakhir di halaman Balai Kota.

Tepat di Lapangan Balai Kota, para peserta disambut oleh Wali Kota Bandung Ridwan Kamil beserta jajaran pejabat Pemkot Bandung.  Mengenakan kostum yang berbeda-beda lengkap dengan aksesorisnya, para pelajar tetap bersemangat mengikuti rangkaian acara. Salah satu acaranya adalah upacara penyulutan obor.

Puncak acara peringatan Bandung Lautan Api berlangsung di Balai Kota  Bandung. Wali Kota Bandung Ridwan Kamil memberikan sambutan dilanjutkan dengan penyulutan Obor sebagai simbol untuk mengenang peristiwa yang menghanguskan seluruh Kota Kembang ini. Di sekitar kantor Wali Kota Bandung ini tampak berwarna merah dari pancaran lampu dan api dari obor seluruh peserta yang ada.

"Perjuangan para pendahulu harus tetap diteruskan oleh masyarakat Kota Bandung saat ini. Terutama generasi muda yang mengisi dengan perbuatan positif dalam rangka membangun Bandung Juara. Diharapkan mental rela berkorban dapat diaplikasikan dalam kehidupan sehari-hari. Mulai dari perilaku kecil seperti kepedulian akan lingkungan ataupun orang lain. Sederhananya ambil sampah kalau ketemu, tolong kalau ada yang kecelakaan. Masa difoto doang terus dilaporkan," papar Emil dalam sambutannya.

Adapun esok, Kamis (24/3/2016), acara puncak akan digelar di Lapangan Tegalega berupa upacara peringatan Bandung Lautan Api.