Newsticker

IPM, Perekonomian, dan Kearifan Lokal Kabupaten Bandung




Kabupaten Bandung merupakan daerah hiterland atau penyangga utama Kota Bandung, sebagai ibu kota Provinsi Jawa Barat. Berbagai kebutuhan masyarakat Kota Bandung dan sekitarnya, bahkan Jakarta, dipenuhi masyarakat Kabupaten sampai kebutuhan pariwisata pun, Kabupaten masih menjadi salah satu destinasi pariwisata

Dengan luas wilayah mencapai 176.239 km serta jumlah penduduk yang mencapai 3.415.700 jiwa, Kabupaten Bandung berpotensi besar meningkatkan perekonomian Jawa Barat. Prosentase sektor lapangan pekerjaan masyarakat Kabupaten Bandung tergolong merata dan tidak ada sektor yang dominan. Karena, hampir semua sektor yang melibatkan masyarakat seperti pertanian, industri, dan jasa sudah merata.

Pembangunan Manusia
Indeks Pembanngunan Manusia (IPM), merupakan salah satu indikator perkembangan kondisi fisik dan nonfisik masyarakat pada suatu daerah. Indeks inilah yang digunakan untuk mengukur tingkat pembangunan manusia dan melihat sejauh mana realisasi perencanaan, kebijakan dan evaluasi pembanngunan yang dijalankan.

IPM sendri mencakup tiga bidang, pembangunan manusia, angka harapan hidup, pengetahuan dan hidup layak. Rata-rata, indeks pembangunan manusia di Kabupaten Bandung mencapai 75,40 poin (2013). cileunyi menjadi kecamatan dengan IPM tertinggi (79,06) dan kecamatan Kertasari menempati IPM terendah.

Perekonomian
Kendati laju pertumbuhan ekonomi mengalami perlambatan, tingkat daya beli masyarakat Kabupaten Bandung pada awal tahun 2015 mengalami kenaikan. Hal ini banyak dipengaruhi resesi ekonomi di kawasan Eropa dan sebagian Negara Asia serta naiknya harga BBM, yang mempengaruhi naiknya harga beberapa bahan kebutuhan pokok masyarakat.

Sosial Budaya dan Kearifan Lokal.
Seperti mayoritas masyarakat Jawa Barat, masyarakat Kabupaten Bandung juga didominasi oleh penduduk asli Suku Sunda dan menggunakan bahasa Sunda. Meski begitu, berbagai suku diterima baik di Kabupaten Bandung, seperti Suku Jawa, Madura, Padang, dan suku-suku lainya.

Secara umum, masyarakat Kabupaten Bandung dikenal memiliki khazanah kesenian yang khas dan unik. Dari segi alat musik, bambu menjadi salah satu bahan yang banyak digunakan. alat musik khas Sunda yang sudah mendunia seperti angklung. Wilayah Bandung juga dikenal dengan pagelaran wayang golek, pertunjukan lakon yang identik dengan kehidupan sehari-hari masyarakat Sunda.