Newsticker

Hadapi PS TNI, Persib Harus Waspadai Counter Attack




Seputar Bandung Raya -  Pertandingan ketiga Persib di Grup A Piala Bhayangkara, Kamis (24/3), adalah menghadapi PS TNI. Untuk menjaga peluang lolos  ke babak selanjutnya, "Maung Bandung" tentu saja mutlak harus  memenangi  pertandingan ini. Karena bila bisa membungkus kemenangan atas PS TNI, langkah Persib akan lebih ringan menghadapi pertandingan  berikutnya dengan lawan yang tak kalah  berat,  Sriwijaya FC.

Akan tetapi, PS TNI tentu saja bukanlah lawan yang mudah disingkirkan. Para pemain Persib dan para bobotoh tentu masih ingat bagaimana perkasanya Manahati Lestusen dan kawan-kawan saat mengobrak-abrik pertahanan Persib dalam Piala Jenderal Sudirman.

Datang sebagai juara Liga Super Indonesia dan  Piala  Presiden, Persib tak  bisa  berbuat banyak di  Piala  Jenderal Sudirman. Khusus ketika melawan PS TNI, dua kali gawang I Made  Wirawan dibombardir tanpa sanggup membalas.

Sama-Sama Mengincar Kemenangan
Kini di penyisihan Grup A, Persib kembali akan berhadapan dengan PS TNI. Persib yang saat ini mengemas empat poin  dan  PS TNI dengan tiga poin, dipastikan sama-sama mengincar kemenangan untuk bisa  lolos ke semifinal. Karena itu, pertandingan kedua tim  ini di Stadion Si Jalak Harupat dipastikan akan berlangsung seru.

Para  pemain PS TNI diketahui memiliki karakter permainan cepat dengan pressure yang tinggi. Persib harus  mewaspadai  serangan balik  cepat  yang  kerap diperagakan Dimas  Drajad  dkk.  Jangan sampai kenangan pahit ketika Guntur Triaji menjebol gawang Persib lewat counter attack terjadi lagi di Kutawaringin nanti.

Oleh  karena itu, tim pelatih Persib harus meracik strategi  jitu untuk  meredam  sergapan-sergapan "serdadu"  PS  TNI.  Barangkali Persib bisa mencontoh Sriwijaya FC dalam menaklukkan PS TNI. "Maung Bandung" bisa memanfaatkan kemampuan pemain anyarnya  asal Spanyol,  Juan  Carlos Rodriguez

Belencoso yang kuat dalam duel bola-bola atas. Namun, tentu saja Belencoso membutuhkan umpan-umpan memanjakan untuk memaksimalkan kemampuannya  itu. Kapten Persib,  Atep  atau pemain lincah David Lally bisa diplot untuk menjadi  pengumpan Belencoso atau penyerang  lain  Persib yang menjadi pahlawan kemenangan saat melawan Pusamania  Borneo FC, Samsul Arif.

Menunggu Aksi Yanto Basna
Menghadapi PS TNI, Samsul Arif bertekad membawa Persib meraih kemenangan.
"Persib harus  benar-benar mengeluarkan  kemampuan terbaiknya  untuk mendapatkan hasil positif," ujar mantan  pemain Arema Cronus itu di Mes Persib, Selasa (22/3/2016).

Menghadapi kecepatan penyerang PS TNI, Persib juga harus  memperkuat  lini  belakangnya. Namun, menghadapi pertandingan  krusial ini,  tim  asuhan Dejan Antonic ini justru harus  kehilangan  bek andalannya asal Montenegro, Vladimir Vujovic yang diganjar  kartu merah saat melawan Pusamania Borneo FC, Minggu (20/3/2016) lalu.

Menarik  untuk  ditunggu apakah pemain baru  Persib  asal  Papua, Rudolof  Yanto Basna diturunkan untuk memperkuat lini  pertahanan Persib. Hal lainnya yang perlu dibenahi Persib adalah mental bermain para pemain  mudanya. Tekanan besar untuk menang dan harapan besar bobotoh  bisa menjadi beban tersendiri yang membuat  para  pemain belia itu grogi dan tampil buruk seperti pada pertandingan perdana melawan Mitra Kukar.

Meski demikian, sedikit banyak kemenangan atas Pusamania Borneo FC meningkatkan  kepercayaan  diri  para pemain  Persib  sehingga mampu meladeni permainan cepat PS TNI, Kamis nanti.