Informasi

Pembangunan Ruas Jalan Tol Dalam Kota Pasteur-Cileunyi, Emil Minta Bantuan Pusat




Walikota Bandung Ridwan Kamil meminta bantuan pemerintah pusat dalam hal pembebasan lahan untuk proyek pembangunan ruas jalan tol dalam kota Pasteur-Cileunyi sepanjang 20 kilometer (km).

Dia mengatakan, agar proyek ini dapat teralisasi, maka pemerintah pusat juga harus turun tangan. Lantaran lahan yang akan digunakan dalam proyek pembangunan jalan bebas hambatan ini dimiliki oleh 18 kementerian dan lembaga (K/L).

"Kami rombongan Bandung dan Jawa Barat datang untuk permohonan bantuan. Karena di negeri ini kadang-kadang kerjaan tidak beres-beres karena koordinasi. Ternyata pembebasan lahan ada 18 K/L, jadi kalau diketok pintu satu-satu oleh provinsi Jawa Barat agak susah. Dibutuhkan level Menko untuk percepatan itu," ujar dia di Jakarta, Selasa (24/11/2015).

Proyek jalan tol ini diperkirakan memakan anggaran hingga mencapai Rp 6,9 triliun. Namun pemerintah kota Bandung telah mendapatkan pinjaman dari Japan International Cooperation Agency (JICA) sebesar Rp 1,5 triliun untuk pembangunan tahap pertama.

Sementara itu, Menteri Koordinasi Bidang Kemaritiman dan Sumber Daya Rizal Ramli menyatakan, sisa dari pembiayaan pembangunan tol tersebut bisa dilakukan dengan menerbitkan surat utang (bond) oleh pemerintah kota.

"Kami agar supaya mengatur pembiayaan termasuk untuk menerbitkan obligasi atas nama lembaga pendanaan infrastruktur. Jadi dananya kami akan upayakan diterbitkan sebagian tahun depan, agar pembiayaan juga bisa disiapkan," kata dia.