Informasi

Festival Hari Antikorupsi 2015 di Kota Bandung




Akan ada hajatan besar di Bandung pada 10-11 Desember 2015. Pada dua hari itu, Kota Bandung ditunjuk Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) untuk menyelenggarakan Festival Hari Antikorupsi 2015. Festival ini biasanya diselenggarakan setiap 9 Desember, namun tahun ini dimundurkan sehari karena pada tanggal 9 Desember 2015 akan ada pemilihan kepala daerah (pilkada) secara serentak di seluruh Indonesia.

Kabar gembira ini tentu saja harus disambut hangat warga Bandung. Di tengah banyaknya kasus korupsi yang membelit Indonesia, festival yang dihelat dalam rangka memperingati Hari Antikorupsi Internasional itu adalah sebuah kesempatan untuk menunjukkan penolakan dan antipati terhadap perilaku rasuah yang membuat negeri ini terpuruk.

Sebagai orang nomor satu di Kota Bandung, Ridwan Kamil, Selasa (24/11/15), menyatakan akan all out untuk menyelenggarakan festival ini. Apalagi Plt. Wakil Ketua Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), Johan Budi S.P. mengatakan, kegiatan ini juga kemungkinan akan dihadiri Presiden dan Wakil Presiden RI. Menurutnya, kedua pemimpin negara itu telah diundang dan Presiden menyatakan akan hadir pada tanggal 10 Desember nanti.

"Mewakili Pemerintah Kota Bandung, saya sambut baik terpilihnya Kota Bandung tahun ini sebagai tuan rumah Festival Hari Antikorupsi dalam rangka Hari Antikorupsi Internasional," kata Wali Kota Bandung, Ridwan Kamil.

Ia menambahkan, akan ada dua kegiatan dalam acara ini. Kegiatan utama diselenggarakan di Sasana Budaya Ganesha, Jl. Tamansari Bandung, sedangkan 24 kegiatan lainnya akan diselenggarakan di tempat lain di Kota Bandung, seperti di taman dan jalan. "Kami tambahkan seluruh anak sekolah di kelasnya, ada spanduk cap tangannya di seluruh kelas dari SD, SMP, hingga SMA," ujarnya.

Emil pun menginstruksikan hotel-hotel untuk memasang spanduk tentang peringatan Hari Antikorupsi Internasional 2015 dan meminta para pemuka agama memberikan khotbah tentang  korupsi dan kejujuran di masjid-masjid. "Kami imbau hotel bikin spanduk juga, mereka mendukung semangat antikorupsi. Kami siapkan masjid khotbahnya terkait korupsi dan tema kejujuran. Ini bagian pendekatan kita berbasis sosial dan keagamaan akan kita gunakan untuk semangat integritas Kota Bandung," kata Emil.